Nuramaya

Memulai dengan yang halal dan sehat

Hati-Hati Ayam Bangkai!

on May 25, 2008

Peredaran daging ayam bangkai di pasaran hingga saat ini masih belum dapat dikendalikan seluruhnya. Masih saja ada penjual daging ayam tiren (mati kemaren). Oleh sebab itu, langkah preventif agar kita tidak mengkonsumsi daging ayam bangkai adalah dengan mengetahui perbedaan ayam bangkai dan yang bukan bangkai.

1. Daging ayam yang baik memiliki ciri-ciri:

· Diperoleh dari ayam yang sehat dan umurnya relatif masih muda;

· Karkas (daging bertulang atau bagian tubuh ternak yang disembelih, selain kepala, kulit, dan jeroan) masih utuh dan bersih dari kotoran;

· Warna daging merah pucat mengkilat dan belum mengalami perubahan warna;

· Kedua paha normal dan simetris serta bila ditekan terasa kenyal, dada penuh daging dan tulang dada tidak menonjol;

· Kedua sayap normal, simetris, dan dibawah sayap hampir tidak kelihatan pembuluh darah;

· Bau khas daging ayam.

2. Daging ayam bangkai memiliki ciri-ciri:

· Bagian kepala dan leher kelihatan berwarna biru sampai kehitam-hitaman;

· Warna daging biasanya merah kecoklatan sampai biru kehitaman karena darah tidak keluar;

· Pada pembuluh darah dibawah sayap terlihat adanya bekuan/bendungan darah;

· Apabila dijual dalam keadaan telah dimasak biasanya dengan diberi warna, biasanya dengan kunyit untuk memberi kesan warna pada daging bangkai;

· Bekas irisan/sembelihan biasanya kecil dengan luka irisan tampak rata;

· Bau daging anyir, bila ditekan terasa lembek dan berlendir.


3 responses to “Hati-Hati Ayam Bangkai!

  1. namakuananda says:

    Nah. Kalo mengenai rasanya gimana mbak.

    salam

  2. ferryw says:

    trus…kalo kita makan diwarung gimana bu…?
    kita kan gak pernah tau kondisi ayam/daging itu sebelum dimasak?trus masa kita nggak jadi makan…kan aneh kesannya ya…
    ada cara yang jitu ga buat masalah seperti ini…….?

  3. nuramaya says:

    to rasa ya?… ya.. tentu saja berbeda, ayam segar dengan yg bukan. saat dimasak pun, ibu-ibu kebanyakan bisa membedakannya. Tp, klo sudah matang, he..he.. mungkin ke telen aja ya..klo gak tw? apalagi klo dimasak dengan bumbu yang ok’s, gak bs ketauan. Makanya, jangan sembarangan jajan. Kenali penjual makanan dengan baik, jika itu disekitar kita, klo perlu tau ampe dapur-dapurnya🙂. klo misalnya dalam perjalanan, ya..pilihlah makanan yang aman (bukan produk daging n ayam), misal lebih memilih tahu, tempe, ikan n telur. na..klo seafood, hati-hati juga loh…, hidangan lautnya halal tapi saat mengolahnya, terkadang pake ang chiu (arak) loh. So, mulai sekarang kalau makan jangan hanya liat harga n rasanya, tapi…halal n tayyib gak? cz.. dari makanan berpengaruh terhadap apa yang kita lakukan. kalau makanannya haram maka…tak akan sulit kalau kita pun menjadi terbiasa berbuat haram. wallahu’alam bishowab. tq andi n ananda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: