Nuramaya

Memulai dengan yang halal dan sehat

11 Bulan Yang Akan Datang, Akankah lebih baik?

on October 4, 2008

1 Syawal 1429 H bertepatan dengan tanggal 1 Oktober 2008. Puluhan SMS datang dari anak, ayah, ibu, adik, kakak, sahabat, teman sekolah, teman kuliah, tetangga, rekan lama, kawan kerja, sanak keluarga, handai taulan maupun tak tau dari mana datangnya. Alias SMS yang nyasar. Maupun mencoba iseng sapa tahu dapat saudara baru or teman baru. Semua isinya hampir bermirip-miripan, ucapan lebaran, permohonan maaf, doa keberkahan akan ibadah yang telah kita jalankan sebulan penuh dan mungkin juga doa-doa kebaikan yang lain untuk si penerima. Ada juga sms refleksi agar kita tetap bersemangat di 11 bulan yang akan datang.

Begitulah berkahnya ramadhan. Tanpa diminta dan apalagi dipaksa, semua orang dengan penuh kerelaan, datang memohon maaf dan mendoakan orang lain. Walaupun hanya lewat sms atau telp. Oleh sebagian orang, semua seperti euforia. Ya…mungkin bahasa halusnya, merasakan kebahagiaan yang berlebih yang hanya dirasakan pada saat 1 Syawal tersebut. Mungkin karena budaya Indonesia memang lain, tradisi mudik, kumpul seluruh keluarga itulah yang menjadikan kebahagiaan tak terkira. Kebahagiaan yang tidak didapatkan di hari-hari biasa.

Tetapi, lama-kelamaan yang terjadi, 1 Syawal pun pergi dari hakikatnya. Bahwa Syawal adalah awal bulan pasca penempaan kita di Ramadhan. Karena kita akan melalui kehidupan yang tentunya lebih berat di 11 bulan yang akan datang. Tentunya menjadi manusia baru hasil penempaan ramadhan. Maka, 11 bulan yang akan datang sangat ditentukan apa yang telah kita upayakan di ramadhan. Jika tak ada bekasnya, maka kita perlu waspada akan nasib 11 bulan yang akan datang. Akankah lebih baik ataukah sebaliknya?


2 responses to “11 Bulan Yang Akan Datang, Akankah lebih baik?

  1. junda says:

    teguhkan niat bulatkan tekad untuk menjadi lebih baik
    Dan berdoalah agar kita selalu tegar dalam setiap ujian.
    Danberdoalah agar kita selalu dalam lindungan-Nya saat menghadapi itu ujian tersebut. Amin….
    Alaa bidzikrillaahi tathma-innul quluub , hanya dengan mengingat Allah hati kita menjadi tenang
    Have a positive day!

  2. nuramaya says:

    he…he…:-) pelajaran penting saat Ramadhan kemarin telah menyisakan hikmah kan, Junda? terus semangat karena hidup terus saja berproses menuju kebaikan. Hanya Allah penggenggam seluruh takdir. Tapi, kita semua punya kesempatan untuk menjemput takdir itu. gak ada yang kebetulan di dunia ini….:-)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: